Mahasiswa Program Studi Kriya FSRD ITB menjadi Juara March InVashion 2015

Dua orang mahasiswa Program Studi Kriya FSRD ITB meraih prestasi dalam ajang Program Kompetisi Desain Fashion: March InVashion 2015, yaitu Putri Urfanny Nadhiroh meraih Juara 2 dan memenang hadiah sebesar Rp 50 juta, sedangkan Amelinda Alysia menjadi finalis dengan meraih hadiah sebesar Rp 5 juta.

March Invashion merupakan program kompetisi desain fashion, untuk mencari talenta baru di dunia fashion Indonesia yang terinspirasi oleh semangat Nissan March, Fashionably Smart. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi konsumen Nissan March untuk menuangkan ide kreatif dan inovasi di bidang fashion dan juga membuka kesempatan bagi para desainer muda untuk memperkenalkan karya-karyanya yang fresh dan exciting ke para penikmat fashion di Indonesia. Juri dari kompetisi ini adalah Sapto Djojokartiko (fashion designer), Ayla Dimitri (fashion stylist dan juga wakil Editor-in Chief Style.com) dan Rinda Salmun (desiner).

Putri Urfanny Nadhiroh membawakan tema Bloom in Ethnicity, berupa busana semi formal yang kasual dan trendy untuk wanita modern masa kini. Perpaduan atasan yang stylish dengan sarung tie dye yang etnik namun kasual mencerminkan gaya berbusana para wanita indonesia yang mencintai fashion dan budaya bangsanya. Motif yang terdapat pada atasan berupa bunga mawar yang memiliki unsur rupa berkesan halus namun kokoh melambangkan feminisme sekaligus ketangguhan seorang wanita dalam menghadapi kehidupannya. Teknik yang dipakai adalah batik tulis dan celup ikat (tie dye) yang sudah seharusnya terus dicintai dan dilestarikan dalam sebuah penciptaan karya khususnya busana fashion.

Sedangkan Amelinda Alysia membawakan tema Ferus Aratoo, dalam perancangan busana untuk tema Fierce ini,telah dirancang beberapa alternative desain dengan skema warna merah dan hitam. Teknik utama dalam perancangan adalah dengan menggunakan teknik reka rakit macramé dan teknik reka latar lasercut.

 

Berita Terkait