PERESMIAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2016/2017 DAN RANGKAIAN KEGIATAN DI FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN ITB

Pada hari Senin 8 Agustus 2016 dalam kegiatan Peresmian Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2016/2017 Rektor ITB Bapak Prof.Dr.Ir. Kadarsah Suryadi, DEA., menyampaikan pemikiran mengenai dua isu yang kini menjadi perhatian di berbagai perguruan tinggi di dunia, yaitu Internasionalisasi pendidikan tinggi dan entrepreneurship. Meski istilah university itu sendiri telah menyiratkan makna universal, tetapi internasionalisasi pendidikan tinggi merupakan isu yang baru menjadi perhatian luas dalam tiga dekade belakangan ini. Ada beberapa faktor yang mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi. Pertama, meningkatnya kerjasama-kerjasama perdagangan internasional yang seringkali disertai dengan pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), dan mobilitas sumber daya manusia. Ke dua, perkembangan teknologi informasi             dan komunikasi (TIK) yang membuat pertukaran dan sirkulasi   informasi hampir tidak mengenal batas, baik batas negara, batas bangsa maupun batas budaya. Ke tiga, munculnya sejumlah permasalahan yang memiliki dimensi internasional global, yang membutuhkan kemitraan internasional untuk menjawabnya. Yang saya banggakan para mahasiswa baru ITB di jenjang sarjana, magister dan doktor, Sembari Anda menempuh proses pendidikan dan pembelajaran di ITB, gunakan kesempatan yang ada untuk: (i) memperluas wawasan internasional dan mengembangkan interaksi dengan pihak-pihak yang bekerja/berpoperasi secara internasional;            (ii) Mengembangkan dan melatih cara berpikir dan sikap entrepreneurial. Dengan melakukan kedua hal tersebut, Anda akan semakin siap untuk merespons berbagai permasalahan dengan wawasan yang luas, dan semakin mampu untuk berkolaborasi dengan berbagai          pihak guna menerjemahkan gagasan ke dalam perubahan-perubahan aktual. Dan dengan kesiapan dan kemampuan ini, pada saat Anda lulus nanti Anda akan meraih daya saing yang semakin tinggi di kancah pergaulan internasional. Bagi segenap pengelola fakultas/sekolah, program studi dan para staf akademik,kita perlu terus-menerus mengembangkan    sarana / prasarana dan program-porogram kegiatan yang memfasilitasi mahasiswa untuk melakukan kedua kegiatan :Tersebut di atas: kegiatan internasionalisasi dan kegiatan entrepreneurial. Dengan internasionalisasi dan entrepreneurship,   diharapkan    ITB semakin mampu membawa hasil-hasil penelitian dan pengembangan ipteks ke dalam perubahan- perubahan aktual, dan menghasilkan lulusan yang makin mampu berkiprah di kancah lokal, nasional, internasional.Pada kesempatan yang berbahagia Dosen FSRD ITB Bapak Andar Bagus Sriwanto, S.Sn., M.Sn., Ph.D. menyampaikan orasi limiah ; Pada hari yang sangat istimewa ini perkenankan saya memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah S.W.T: karena dengan ridho-Nyalah kita semua bisa berkumpul dalam ,suasana sidang penerimaan mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung ini. Pertama, sava ingin Mengucapkan selamat kepada semua mahasiswa baru tahun 2016 atas keberhasilan Anda semua dalam melewati proses seleksi masuk perguruan tinggi dan diterima menjadi salah satu anggota keluarga besar Institut Teknologi Bandung, sebuah institusi yang memiliki reputasi akademik yang tinggi dan terkenal. Semoga hari ini menjadi awal bagi Anda semua untuk memulai proses menimba ilmu lebih lanjut yang nantinya dapat memberikan sumbangsih yang sangat berarti bagi pengembangan keilmuan di bidang teknologi, sains, bisnis, dan seni rupa untuk mendukung kemajuan bangsa Indonesia dan umat manusia di masa depan.

Pendahuluan

Dalam suasana yang berbahagia ini izinkan saya berbagi sedikit pengalaman tentang penelitian dan pengembangan desain produk yang dilakukan oleh sivitas akademika desain produk, saya sendiri, dan kolega alumni, serta informasi terkait desain produk, dan proses kreatif dalam kaitannya dengan implementasi di lingkungan dunia usaha. Seperti yang kita ketahui saat ini, seiring dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi, meningkatnya pendapatan rata-rata masyarakat, berubahnya gaya hidup, dan kondusifnya dunia usaha di Indonesia membuat desain menjadi kata kunci yang banyak dipakai dalam upaya menemukan terobosan baru agar hasil yang dicapai menciptakan kualitas produk yang memiliki daya saing, menghasilkan nilai tambah, dan meningkatkan taraf hidup manusia. Sebagai salah satu cabang keilmuan desain, desain produk atau desain industry mempelajari aspek-aspek yang berkaitan dengan mendesain alat atau produk komoditi masyarakat untuk kehidupan sehari-hari. Komoditi tersebut harus dapat diindustrialisasi atau diproduksi dalam jumlah tertentu. Oleh karena pengguna desain disini adalah manusia, desain dituntut untuk memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan pengguna secara kodrati yaitu kebutuhan fisik dan psikis. Secara fisik, desain harus dapat memenuhi kebutuhan yang bersifat fungsional, nyaman, aman, dan memiliki daya guna. Secara psikis, desain dituntut untuk mampu memberikan rasa tentram, percaya diri, kejelasan jati diri, dan kesenangan. Singkatnya, secara visual, produk harus dapat memberikan atau rnenambah pengalaman estetis bagi penggunanya. Desain sangat berkaitan dengan estetika. Akan tetapi, estetika sering disalahartikan sebagai daya tarik visual yang dimiliki oleh permukaan produk yang berfungsi sebagai bungkus atau proses akhir agar produk terkesan lebih rapi dan masif atau bisa dikatakan indah. Dari sudut pandang pendesain, menciptakan tampilan visual produk bukanlah proses yang hanya dilakukan sebagai sentuhan akhir agar terlihat indah setelah menetapkan fungsi. Menciptakan tampilan visual merupakan proses meraba selera pemakai atau membedah kebutuhan pengguna dan merekonstruksinya menjadi sebuah produk. Untuk menciptakan karakter visual, pendesain harus tahu terlebih dahulu tentang segmen pasar. Misalnya, membangun citra produk tertentu untuk segmen pasar kelas menengah akan sangat berbeda jika perupaan produk ditujukan untuk kalangan atas (produk premium). Pendesain dapat memahami segmentasi pasar dengan cara melakukan pemetaan visual produk (product mapping) sehingga didapat berbagai macam

informasi seperti tren desain, kelompok pasar tertentu, harga dan daya bell, hingga peluang pengembangan yang terlihat dari ceruk pasar (market gap). Di dalam pemetaan dapat dipelajari aspek visual yang berpengaruh terhadap psikologis seperti warna dan bentuk yang dapat memberikan kesan ringan, mudah dioperasikan, sederhana, atau komunikatif sehingga menciptakan ketertarikan dan meningkatkan motivasi interaksi. Perasaan nyaman merupakan sensasi yang ditimbulkan dari pemilihan bentuk, seperti bersudut tumpul, berkontur, berwarna

sejuk, yang semuanya itu merupakan salah satu pengejawantahan dari kaidah ergonomi. Oleh karena ltu, profil material menjadi penting karena secara visual bagian inilah yang akan bersentuhan langsung dengan pengguna secara indrawi. Ada sebagaian mahasiswa FSRD yang berprestasi dan menerima penghargaan dari ITB sesuai dengan diterbitkannya Keputusan Rektor Institut Teknologi Bandung Nomor: 206/SK/I.1A/KM/2016 Tentang Penerima Penghargaan Ganesha Kepada Mahasiswa Institut Teknologi Bandung

DAFTAR MAHASISWA ITB PENERIMA PENGHARGAAN GANESHA 2016

Ganesha Karya (Bidang Karya Inovatf)

No

Nama

NIM

Prodi

Prestasi

Kegiatan

Tahun

Tingkat

Capaian

1 Cyrus Adiel Syailendra 17512039 Desain Produk FSRD ITB American Standar Award 2015 Singapura 2015 Internasional Juara 1 Toilet Concept Category

 

Mahasiswa Berprestasi Tingkat ITB 2016

No

Nama

NIM

Prodi

Prestasi

Kegiatan

Tahun

Tingkat

Capaian

1

Andrita Yuniza

17012010

Seni Rupa FSRD ITB

Mahasiswa Berprestasi Tingkat Tahun 2015

2015

ITB

Finalis

MAHASISWA TERBAIK PROGRAM SARJANA DAN PROGRAM  TAHAP PERSIAPAN BERSAMA
( TPB ) TINGKAT INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

No

Nama

NIM

Prodi

Asal Sekolah

Tempat

Tanggal Lahir

1 Dewi Fortuna Maharani 17013004 Seni Rupa FSRD ITB SMAN I Depok Jakarta 13 Agustus 1995
2 Claudia Sarah Febriyanti 17213010 Kriya FSRD ITB SMAN 61 Jakarta Jakarta  2 Februari 1996
3 Aprilia Anggraeni Putri 17313045 Desain Interior FSRD ITB SMAN 4 Bandung Jakarta  15 April 1995
4 Reven Praga Deva 17413027 Desain Komunikasi Visual  FSRD ITB SMAN 1 Kepanjen Malang 20 Desember 1994
5 Regina Dyani Dwiharini 17513026 Desain Produk FSRD ITB SMA Aloysius 2 Bandung Netherlands 26 November 1994

Di acara yang terpisah  di ruang TVST ITB diadakan pengenalan Studi S2 dan S3 dalam acara tersebut Wakil Dekan Bidang kemahasiswaan FSRD ITB Bapak Dr. Hafiz Aziz Ahmad, S.Sn., M.Desg menjelaskan semua kegiatan tentang perkuliah S2 di FSRD ITB . Di ruang rapat Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB telah berlangsung penandatangan MOU kerja sama antara Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB dengan Lembaga yang berada di Korea

 

 

Berita Terkait