ITB IN HARMONIA PROGRESSIO ON COGNITIVE ARTIFICIAL INTELLIGENCE (A JAM SESSION OF SCIENCE, ENGINEERING AND ART)

Kelompok Keahlian Ilmu Kemanusian FSRD ITB mengadakan acara seminar Kolaburasi antara Sains, Teknologi dan Seni pada hari Senin 20 Febuari 2017. berjudul tentang “Harmonia Progressio on Cognitive Artificial Intelligence” pada kesempatan yang berbahagia seminar dibuka oleh Bapak  Dr.Ir. Dicky Rezady Munaf, MS, MSCE ,( Ketua KK Ilmu Kemanusian ).dan Performance Art dipagelarkan oleh Yang terhormat Bapak Dr. Tisna Sanjaya. M.Sch dan dibantu oleh seoarang Seminan Bandung Bapak Wawan Setiawan Husin.

Dekan FSRD ITB Bapak Dr.Imam Santosa, M.Sn. berhalangan hadir dalam acara seminar tersebut, dikarenakan ada Rapat Pimpinan ITB berkenaan dengan MOU antar Sekjen Dewan Ketahanan Nasional dengan Institut Teknologi Bandung dan MOA dengan Universitas Kebangsaan Malaysia.

Dalam presentasi Sain dan teknologi disampaikan  dari STEI (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika) ITB dipimpin oleh yang terhormat Bapak Prof. Dr.Ir. Adang Suwandi Ahmad,DEA., beserta Team, dalam pesentasi seminar Harmonia Progressio on Cognitive Artificial Intelligence” yang bertemakan Sains dan Teknologi yang berjudul  Computation That Accurred Within Human Brain Is Very Much Awesome And Inpossible To Be Emulated  100 % (Exactly) In Artificial Intelligence (AI) Method Based Machines disampaikan oleh yang terhomat Bapak Kolonel Lek Dr. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, S.T., M.T, beliau adalah Analis Kebijakan Rencana Kontinjensi Ekonomi, Kedeputian Bidang Politik dan Strategi Setjen Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) yang berhasil meraih Best Paper Award pada forum Fourth International Conference on Advances in Computing, Electronics and Communication 2016 (ACEC 2016) yang diselenggarakan pada tanggal 15-16 Desember 2016 di Roma, Italia.

Pada konferensi internasional bersama (joint conference) yang dihadiri oleh para akademisi, peneliti, dan praktisi dari 44 negara di dunia itu Arwin menyampaikan makalah ilmiahnya berjudul “Information Fusion as Knowledge Extraction in an Information Processing System”.

Makalah ini merupakan salah satu hasil penelitiannya bersama Prof. Dr. Ir. Adang Suwandi Ahmad, DEA dari Cognitive Artificial Intelligence Research Group (CAIRG), Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI), Institut Teknologi Bandung.

Best Paper Award ACEC sendiri adalah penghargaan tertinggi tingkat dunia versi Institute of Research Engineers and Doctors (IRED) dari Amerika Serikat. Penghargaan ini diberikan kepada makalah ilmiah terbaik dalam keilmuan tingkat lanjut di bidang komputasi, elektronika dan komunikasi.

(Sambutan dan sekaligus pembukaan seminar oleh Bapak Dr.Ir. Dicky Rezadi Munaf, MS., M.SCE M2U07773)

(Performenance Art Dr. Tisna Sanjaya, M.Sch. dan Wawan Setiawan Husin M2U07775)

(Presentasi Sains dan teknologi oleh Bapak Dr. Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, S.T., M.TM2U07779)

(Presentasi seminar oleh Bapak Dr. Tisna Sanjaya, M.Sch. M2U07783)

Berita Terkait