Tamu Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Pada Hari Selasa, 20 Maret 2018 di Kantor Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB kedatangan tamu yang diundang untuk memberikan kuliah umun bagi mahasisawa TPB FSRD ITB. Sekilas tentang dosen tamu TPB FRSD ITB yang bernama  Ade Rai, dan nama lengkapnya  I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai (lahir di Jakarta6 Mei 1970) adalah seorang binaragawan Indonesia. Pria berdarah Bali ini pernah meraih beberapa prestasi nasional dan internasional selama berkarier sebagai binaragawan.banyak prestasi yang diraih Pada awalnya Ade Rai sempat menggeluti cabang olahraga bulu tangkis tetapi ternyata takdir membawanya ke dunia binaraga. Tahun 1994, Ade Rai meraih Juara Nasional-nya yang pertama, di kelas berat. Gelar juara di kelas ini secara konsisten dipertahankan hingga tahun 2007. Tahun 1995, lulusan FISIP Universitas Indonesia jurusan Hubungan Internasional ini meraih prestasi internasional pertamanya yakni Mr. Asia. Tahun 1996, Ade Rai mengikuti kejuaraan dunia drug-free paling bergengsi waktu itu, Musclemania World. Dengan persiapan yang baik, Ade Rai berhasil keluar sebagai juara Musclemania World ini di kelasnya (berat-ringan) dan sebagai juara umum (overall). Dengan modal kemenangan ini dan gelar juara nasional, Ade Rai dipercaya untuk mengikuti kompetisi multi-event Asia Tenggara (SEA Games) tahun 1997, di mana pada ajang tersebut ia meraih juara pertama dan menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Tahun 1998, Ade Rai kembali mewakili Indonesia ke ajang Mr. Asia Pro/Am Classic dan meraih gelar juara di sana. Tahun 2000 adalah tahun terakhir Ade Rai bertanding di ajang binaraga internasional. Dua gelar Juara Dunia-Superbody Professional dan Musclemania Professional, diraih pada tahun yang sama.

Setelah pensiun sebagai atlet, Ade Rai juga aktif mengkampanyekan gaya hidup sehat melalui fitness dengan menerbitkan buku dan majalah serta berbagai talkshow di radio dan televisi. Beliau sebagai dosen tamu Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, memang sudah hampir dua tahun menjalin kerjasama dalam bidang kesehatan dan kebugaran tubuh , beliau memberikan kuliah umum selama kurang lebih dua jam kepada para mahasiswa tingkat pertama (TPB) FSRD ITB di bidang kesehatan atau kebugaran tubuh.  Beginilah Trik Cepat Bakar Kalori Tanpa Ribet Ala Ade Rai  “Tahukah Anda bahwa tubuh membutuhkan waktu yang panjang untuk membakar kalori? Ini juga yang menjadi alasan, kenapa Anda harus dapat mengontrol makanan yang konsumsi setiap hari. Bila tidak, kalori bakal menumpuk dan menyebabkan kegemukan.

Contoh kasus, ketika kita meminum satu gelas teh manis, menurut Ade Rai, itu sama artinya berhutang lari selama 24 menit. Bisa Anda bayangkan berapa lama waktu lari yang Anda butuhkan jika satu gelas teh manis ditambah dengan satu porsi menu makanan padang.

“Apakah mesin pembakar alami itu? Yaitu, otot kita. Saat tidur sekali pun, dia bisa membakar kalori. Ketika diam pun otot terus bekerja. Jadi kita harus latih kuat otot kita,” ujar Ade Rai.

Rupanya, diketahui dari Ade Rai, cara yang dilakukan untuk memperkuat otot pun tidak harus dengan latihan yang rumit. Ada gerakan-gerakan mudah untuk memperkuat otot yang bisa dilakukan di rumah atau bahkan di kantor.

Contohnya yang paling mudah adalah gerakan duduk dan bangun menggunakan sofa atau kursi. Kalau tahu squat, gerakan menggunakan sofa atau kursi ini sama dengan gerakan tersebut.

Ade menyarankan agar gerakan itu dilakukan sebanyak 10 kali dalam satu set dan dilakukan sebanyak lima set. Jika sudah terbiasa, Anda bisa melakukan gerakan ini tanpa perlu menggunakan kursi lagi.

Gerakan lainnya yang juga simpel adalah push up. Tapi, bukan push up pada umumnya yang menghadapkan badan pada lantai, melainkan push up yang dilakukan dengan cara menghadap badan pada tembok. Jumlahnya sama dengan gerakan squat menggunakan sofa atau kursi.

“Ada juga gerakan yang disebut dengan lunges. Tubuh berdiri tegak, kemudian buang kaki ke depan, lalu tarik lagi ke belakang, seperti orang melangkah,” terang Ade lebih lanjut.

Selain serangkaian gerakan sederhana tersebut, Anda juga bisa memanfaatkan tangga di rumah dengan cara naik-turun satu anak tangga secara bergantian dari kedua kaki. Setelah terbiasa, Anda bisa meningkatkan latihan dengan menambahkan jarak langkah menjadi dua anak tangga.

“Ketika naik tangga, rasakan saja otot-otot di kaki. Memang akan terasa pegal, tapi pegal itu tanda otot menjadi kencang. Dengan melatih bagian kaki, perut juga bisa jadi mengecil,” imbuh Ade.  Semoga mahasiswa TPB FSRD ITB setelah mendapat ilmu dari beliau dapat menjaga kesehatannya secara paripurna. Amiin

 

Berita Terkait